On Being Me

Apa Saja Sih Pekerjaan Impian Nyalaterang?

Pinterest LinkedIn Tumblr

Aku galau banget kalau ngomongin masalah pekerjaan atau karir. Terlalu banyak yang ingin aku lakukan, terlalu banyak yang aku pengin kerjakan. Banyak orang sudah menemukan true calling dengan menjadi spesialis dalam satu bidang. Sementara aku? Aku masih terombang-ambing dalam banyak acara, rencana dan kesukaan, yang entah akan membawaku ke mana.

Kegalauanku ini mendapat jawaban asik banget dari semesta melalui sebuah video yang diunggah oleh Ted X. Berikut videonya.

 

 

Dalam video itu dijelaskan bahwa ternyata di dunia ini ada, lho, orang-orang yang nggak menemukan true calling *uhuk, sounds familiar!

Orang-orang seperti itu dinamakan multipotentialite – atau multipassion. Iya, kami nyata! Itulah mengapa, pertanyaan seperti what is your passion? Atau apa sih pekerjaan impianmu? susah sekali dijawab, because we have TOO many. 

Berikut adalah daftar pekerjaan impianku. Ada yang sudah terlakoni, ada juga yang sepertinya mustahil dan ada juga pekerjaan impian di masa mendatang. Kutuliskan lima saja, ya! kalau mau tahu daftar lengkapnya, yuk, kita ngobrol-ngobrol, hehe.

Beberapa Pekerjaan Impian

1. Fashion Model

Jangan ketawa!  Kalau yang ini memang cita-cita dari kecil yang jelas nggak kesampaian. Aku suka banget melihat para model jalan di atas catwalk atau berpose untuk editorial majalah high-fashion. Aku menghabiskan waktu berjam-jam nonton acara model di StarWorld dan ‘bermimpi’ seandainya saja ada talent scout yang menemukan keunikan wajahku. Bah, mimpi kau, Kenya! Tapi jelas, modal wajah unik saja nggak cukuplah untuk melaju di dunia permodelan, konon begitu kata Tyra Banks.

2. Detektif

Ada masa di mana aku selalu membawa buku catatan kecil saat bepergian. Isi catatannya simbol-simbol matahari, huruf runes, dan juga hasil observasi. Setiap kali bepergian, aku berharap ada ‘kasus’ sehingga aku bisa turun tangan memecahkan kasus tersebut. Duh, salahkan Detektif Conan dan Sherlock Holmes! Aku juga pernah mengikuti  first aid training jadi bisa melakukan cardiopulmonary resuscitation (CPR) atau Heimlich maneuver, jaga-jaga siapa tahu ada yang butuh bantuan di jalan.

Walaupun nggak jadi ‘Sherlock Holmes’, tapi setidaknya pola berpikir doi masih bisa diterapkan  dalam kehidupan sehari-hari.

3. Pendaki Gunung

Iya, aku masih pengin banget ke Everest dan sungkem di tempat ditemukannya tubuh George Mallory yang hilang selama 75 tahun di sana. See you, Bung! 

4. Jurnalis X Travel Writer

Susah banget move on dari profesi yang satu ini. Sepertinya ini salah satu pekerjaan paling baik yang sudah pernah aku lakukan. Walau belum sempat merasakan jadi jurnalis perang, jangan khawatir, journalism is in the blood and you can’t banish those hormones.

Jaman sekarang mudah banget untuk sebagian orang untuk jalan-jalan dan jadi travel writer, tapi tidak untukku. Entah kenapa, seperti belum ketemu celah untuk bisa jalan-jalan secara berkelanjutan, hehe. Kepengin banget bisa jalan-jalan lebih banyak dan menulis lebih sering untuk kolom traveling, semoga bisa terealisasi!

Apapun profesinya, dan walau aku bukanlah spesialis dalam satu hal, daftar pekerjaan impian di atas telah membawa kakiku lebih jauh mengeksplorasi hal-hal yang tadinya tidak pernah aku pikirkan. ‘Orang yang banyak mau’ ini jadi tahu satu poin penting dalam kelanjutan kehidupan : kemauan untuk belajar. Dan kayaknya poin tersebut akan membawaku ke pekerjan impian nomer lima :

5. Early Childhood Educator

bagaimana kalau kita bekerja sama membentuk anak-anak yang punya keinginan kuat untuk terus belajar?

Ada yang mau komentar atau kasih masukan? kutunggu di kolom komentar di bawah ini, ya!

a w i l d f l o w e r 📝 creative writer & biographer 🌻#nyalaterangpoeticjourney

Write A Comment